Tampilkan postingan dengan label Tugas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Juni 2012

java luas segitiga

class luas_segitiga
{public static void main (String args[])
{
int  a,t;

    float luas;

    a=5;
    t=4;
    luas= ( a * t ) * 1/2;
    System.out.println("luas segitiga = " + luas);
}
}

java luas lingkaran

class luas_lingkaran
{
public static void main (String args[])
{
    int d;
    double phi = 3.14;
    double luas,r;
    d = 5;
    r= 0.5 * d;
luas=phi * (r*r);
System.out.println("luas lingkaran = " + luas);
}
}

Rabu, 26 Januari 2011

Tugas ofice 2010

Materi        : Practicial Office

Instruktur    : Sumaryono


 

Soal 1


 

  1. C
  2. D
  3. A
  4. C


 

Esay.


 

  1. Aplikasi Office :
    1. Ms. Word : Suatu Program aplikasi yang dipergunakan untuk
      keperluan mengetik naskah, dokumen, buku atau surat menyurat.
    2. Ms. Access : Dipergunakan untuk mengolah data yang kualitasnya besar dan sering dilakukan proses pembaruan data.
    3. Ms. PowerPoint : Dipergunakan untuk membuat file persentasi baik dalam bentuk file persentasi statis maupun file presentasi yang dinamis dengan sisipan animasi.
    4. Ms. Excel : Program Aplikasi yang dipergunakan untuk mengolah tabel, pembuatan bagan ataupun data base sederhana.


 

  1. Rumus Umum Fungsi String ( Left, mid, Right )

    Left     : Untuk mengambil sejumlah karakter dari suatu teks, dimulai dari karakter sebelah kiri.

    Contoh : Left("ALFAOfficeXP",4) maka akan menghasilkan teks alfa.

    Mid     : Untuk mengambil sejumlah karakter dimulai dari huruf ke – n dari suatu teks

    Contoh : Mid("ALFAOfficeXP",5,6) maka akan menghasilkan teks office.

    Right     : Untuk mengambil sejumlah karakter dari suatu teks, dimulai dari karakter sebelah kanan.

    Contoh : Right("ALFAOfficeXP",3) maka akan menghasilkan teks Office XP.


     

  2. Tabel : sekumpulan beberapa record yang merupakan satu kesatuan.

    Query : sebuah tabel hasil penggabungan antara satu tabel dengan tabel berikutnya agar memiliki data yang lengkap dimana data – datanya, berasal dari beberapa tabel.

    Form : obyek yang dipergunakan untuk membuat formuler isian dari obyek table maupun obyek Query

    Report : sebuah obyek guna keperluan pencetakkan dari sebuah database.


     

  3. Cara Mengatur Kertas Pd Ms. Word dan sebutkan ukuran kertas A4 & F4.

    Dengan menggunakan page setup – layer- pilih kertas(A4/F4) ok

Cara member animasi text pada powerpoint (ms 2007) pertama-tama klik animationscustom animationspilih bentuk amimasi – kemudian play

Tugas bahasa jepang 2010

Ø Tugas ujian akhir semester2 ta 2009/2010

Jurusan :tehnik grafis

I ubah kata sifat

no

Kata sifat

Bentuk(+)

Bentuk(-)

arti

1

hiroi

Hiro kute

Hiro kunai

luas

2

wakai

Waka kute

Waka kunai

Muda

3

Hikui

Hiku kute

hiku kunai

Jelek

4

Nagai

Naga kute

Naga kunai

Pahjang

5

yumei

Yumei desu

Yumei dewa arimasen

terkenal

II lengkapi percakapan

  1. A: yuki san wa nani ga hossi desu ka?

    B: watashi wa konpyuta to eigo ga dekimasu.

  2. A: sant isan wa nande depato e kimasuka?

    B: takusi de depato e kimasu.

  3. A: Akira san wa kinben ga jozo desu ka?

    B: Akira san wa kinben na seito desu.

  4. A: Maria san wa tsukau okite mesu ka?

    B: maria san wa uwagi o kiteimasu.

  5. A: Ojisan wa kino
    kuteiki mashitaka?

    B: kino fune de medan e ikimasnita.

III menyusaun kalimat

  1. Kino imotosan no ikimasen de bali e taki
  2. Senshu chichi ni ikimasen de kaisha
  3. Maiasa watashi wa sanpo osimasu de kooen
  4. Imotosan wajozu , yoi deto hansamu
  5. Watashi wa heya hero deto kirei desu

Iv mengambarkankan

  1. 1. Kodomo san wa oshohimasu de go senpo oshimasu

    2. otosan wa koshi otokeru isu noshita

    3. imotosan wa oshohimasu de yansu ga kooen

    4. Ototosan wa osobimasu de ga kooen

    5. kodomosan wa oshohimasu de kooen

B. 1. Watashi wa kohiga nomimasu ten de cofu

2. motosan wa kohi ga nomimasu de cofu

3. Sagyoin san wa okura de ni kohi

4. ishuno shita oru de nomimono

5. kofa de no haka ore imotosan to sagyoin


 


 

Tugas exelmas mario

Modul Microsoft excel


 



 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

Disusun oleh: ma'arif choirul mahdi


 


 


 


 


 


 


 


 


 

Lembaga pengembangan profesi indonesia

(lppi) 2010


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

Tugas akhir exel


 


 


 


 


 


 

  1. Pendahuluan
  2. Membuka program ms exel
  3. Membuat table
  4. Menghitung fungsi
    1. Fungsi Statistik (Sum, min
    2. Fungsi Logika If
    3. Fungsi String (left, mid sum)
    4. Fungsi (and or not)
    5. Fungsi look Up (horizontal/ Vertikal
  5. Membuat data cell dalam bentuk chart
  6. Menjelaskan isi format cell
  7. Printer out


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

Tugas akhir microssoft excel tahum pelajaran 2009/2010, yaitu antara lain:

  • cara membuka microssoft excel

cara membuka microssoft excel yaitu dengan cara mengklik dua kali pada tampilan/ layer shortcut computer/ dengan cara klik tombol start > all program > microssoft office > microssoft excel, Sehingga akan muncul tampilan baru yang di sebut cell.



 

        


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

  • cara membuat tabel, adapun langkahnya adalah sebagai berikut: setelah lembar cell terbuka (gambar kiri atas) maka bloklah cell tersebut sesuai dengan besarnya tabel yang anda inginkan, lalu tekan toolbar format > cell > border, (pilihlah garis pada line style, kemudian kliklah outline dan inside, untuk memasukkan garis pada cell tersebut) lalu press OK.


     



 


 


 


 

  • pada tahap ini menjelaskan tentang beberapa rumus dalam ms. Excel, pada tahap ini saya akan menjelaskan rumus statistic

    J jumlah keseluruhan total bayar

    mengggunakan fungsi (SUM) = sum(number1, number2,…..)


J jumlah rata rata total bayar

mengunakan fungsi (AVERAGE) =average(number1, number2,…..)

Jmenghitung harga tertingi

menggunakan fungsi (MAX) =max(number1, number2,…)

Jmenghitung harga terendah

menggunakan fungsi (MIN) =min(number1, number2,…..)

Jmenghitung jumlah banyaknya barang

menggunkan fungsi (COUNT, COUNTA)

=count(number1, number2,…)

Dapat di lihat pada contoh berikut:



 


 

            

  1. beberapa fungsi dalam ms. Excel


 


 

beberapa fungsi logika antara lain:

  1. operator logika : AND( )    OR( )        NOT( )

    operator and( )
    ø akan membandingkan dua atau lebih pernyataan,nilai true akan di berikan jika kondisi pernyataan tersebut sama terpenuhi.

    Operator or( )
    ø akan membandimgkandua atau lebih pernyataan, nilai true akan di berikan jika salah satu kondisi dari pernyataan tersebut bernilai benar.

    Operator not( )
    ø akan memberi nilai true jika pernyataan yang di beri operator ini bernilai salah.

    Contohnya dapat dilihat pdatabeldi bawah ini:


     


     

K1

K2

AND

A

B

=AND(KI="A",K2="B")

TRUE

    


 

K1

K2

AND

C

B

=OR(KI="A",K2="B")

TRUE


 


 

K1

NOT

B

=NOT(K1="A")

TRUE


 

Menghitung fungsi if :

Salah satu fungsi yang sering digunakan adalah fungsi if, pada tahapi ni di bedakan menjadi dua macam yaitu:

J fungsi if ( ) tunggal mempunyai bentuk

=IF(LOGICAL_TEST,VALUE_IF_TRUE,VALUE_IF_FALSE

Jfungsi if( ) bertingkat memnpunyai bentuk:

=if(logiocal_test,value_if_true,..,if(logical_test,value_if_false)…)


 

Fungsi penbacaan table

Fungsi yang di gunakan untukpembacaan suatu table adalah =VLOOKUP( ) dan HLOOKUP( ). Bila data masing masing field salam range (table) disususn secara vertical maka menggunakan fungsi =VLOOKUP. Sedangkan susunan table horizontal maka menggunakan fungsi =HLOOKUP( ).


 

Bentuk fungsi sebagai berikut:

=VLOOKUP(nilai_kunci,range_tabel,offset_kolom,range_lookup)

=HLOOKUP(milai_kunci,range_tabel,offset_baris,range_lookup)

Kombinasi antara fungsi pembacaan table dengan fungsi logika

Bila terdapat dua nilai_kunci pembacaan table,maka harus di selesaikan dengan mengkombinasikan antara fungsi hlookup dan vlookup dengan fungsi if( ). Seperti contoh di bawah ini:


 

=vlooukup(nilai_kunci,range_tabel,if(offset_kolom),range_lookup)

=hlookup(nilai_kunci,range_tabel,if(offset_baris),range_lookup)


 

Fungsi text

Beberapa fungsi yang sering digunakan adalah:

  • fungsi=left di gunakan untuk memotomg bagian kiri suatu text sebanyak karakter tertentu, dengan bentuk umum: =left(text,num_chars)
  • fungsi =right di gunakan untuk memotong bagian kanan pada suatu text sebanyak karakter tertentu,dengna bentuk umum: right(text,num_chars)
  • fungsi =mid di gunakan untuk memotong text pada kedudukan tertentu, dengan bentuk umum: mid(text,start_num,,num_chars)
  • fungsi =len di gunakan untuk menghitung panjang suatu text dengan bentuk umum: len(text).

Pada tahap ini menjelaskan tentang kegunaan dari format cell

dalam format cell terdapat beberapa opsi yang setiap opsi tersebut mempunyai masing masing kegunaan, antara lain yaitu:

  1. number (memformat tipe data)
    1. alignment (format tampilan vertical, horizontal, derajat kemiringan, dan peralatan)
    2. font(umtuk mengatur format tulisan. Seperti style dll)
    3. border (untuk memformat garis)
    4. patterns(untuk mengatur earna pada cell)
    5. protection (mengunci atau menyembunyikan cell)


 

untuk lebih jelasnya lihatlah gambar di bawah ini:


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

    

Mengubah table menjadi bentuk grafik

Caranya adalah sebagai berikut :

  1. buatlah terlebih dahulu table dan isilah datanya dan kemudian berilah bordernya.
    1. kemudian setelah itu blok keseluruhan data , kemudian klik chart wizard.


 


 


 


 


 


 

  1. setelah itu akan muncul tampilan baru, seperti gambar di bawah ini.

    kemudian pilihlah column kemudian press next


     

    lalu akan muncul tampilan baru lagi . seperti gambar di bawah ini:

    H



 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

Pada tahap ini isilah chart title (judul), category (X), value (Y) , klau sudah kliklak next. Dan kemudian akan muncul tampilan baru lagi'

pad kotak dialog ini terdapat dua pilihan yaitu:

as new sheet dan as object in (pilihlah salah satunya) klik finish

maka hasilnya akan seperti gambar di bawah ini


 


 


 


 


 



 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

Mengatur tampilan halaman dan mencetak hasil

  1. setting halaman dapat di lakukan dengan cara kliklah file>page setup

    Jhalaman/ page

    aturlah orientation sesuai dengan keinginan, kemudian aturlah paper size (ukuran kertas) nya, print quality > ok


     


     


     


     


 


 


 

Jmargins (garis tepi)

dengan perintah margin kita dapat mengatur batas atas (top), batas bawah (bottom). Batas kanan (right), batas kiti (left)


 


 


 



 


 


 


 

Jheader/ footer


 


 


 


 


 


 

Untuk memodifikasi header footer kliklah costum header dan costum footer dan nanti akan muncul tampilan baru, dan anda dapat menambahkan beberapa modifikasi lihar gambar

keterangan

  • format text
  • pagr number
  • total number of pages
  • date
  • time
  • file name
  • tab name

Jprint


aturlah pages nya dan number of coipies kemudian ok


 


 


 


 


 


 


 


 


 

Tugas akhir 2010

MODUL

TUGAS AKHIR TEHNIK KOMPUTER DESAIN GRAFIS


 


 


 


 


 


 


 


 


 

Disusun oleh: ma'arif choirul mahdi


 

LEMBAGA PENGEMBANGAN PROFESI INDONESIA

(LPPI) 2010


 


 

MODUL

TUGAS AKHIR TEHNIK KOMPUTER DESAIN GRAFIS


 


 


 


 


 


 


 


 


 

Disusun oleh: ma'arif choirul mahdi


 

LEMBAGA PENGEMBANGAN PROFESI INDONESIA

(LPPI) 2010


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

DAFTAR ISI


 


 

  1. Membuat Brosur
    (Kreasi sendiri)                             : 3 jenis
  2. Membuat Undangan (Kreasi sendiri)                            : 4 jenis
  3. Membuat logo (Tidak Boleh sama dengan teman yang lain)                : 5 jenis

    Contoh :

    1. Logo Dinas Pendidikan
    2. Logo Dinas Tenaga Kerja
    3. Logo Dinas Periwisata
    4. Logo Rumah Sakit
    5. Logo PTN / PTS
    6. Logo PEMDA
    7. Dll
  4. Membuat kreasi sendiri dengan modifikasi imajinasi sendiri     (Gambar, Foto, dll)    : 6 jenis


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

Daftar isi


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

    
 


 

  1. Membuat brosur


 

 

Selasa, 25 Januari 2011

Perbedaan bahasa c dan bahasa paskal

.
Pascal dan C

kedua bahasa ini adalah dua bahasa yang paling banyak dipakai diantara berbagai bahasa pemrograman yang betebaran di dunia. Masing-masing memiliki ciri khas dan keunikan sendiri-sendiri. Dalam artikel kali ini saya akan memberi analisis perbandingan antara kedua pascal. So, pascal dan C, mana yang lebih baik??
Banyak ngetik vs banyak simbol
Pernyataan ini adalah pernyataan yang mempertentangkan kedua bahasa secara langsung. Bahasa Pascal memiliki lebih banyak kosakata untuk perintah-perintahnya. Sedangkan dalam C teman-teman akan menjumpai lebih banyak simbol-simbol seperti {, %, / dsb.
Sensitif nggak?


Maksud dari kalimat itu adalah sensitivitas terhadap simbol / identifier. C menganut case-sensitif. Maksudnya adalah
variabel / keyword / konstanta dibedakan besar-kecilnya huruf. Misal tanda saya tidak sama dengan SaYa. Sedangkan dalam pascal, kata-kata tidak dibedakan menurut besar-kecilanya. Misal kata saya adalah sama dengan SaYA.
Kerangka Program
Kerangka program utama adalah kerangka utama atau template yang digunakan untuk membuat setiap program. Dengan kata lain, minimal kita perlu menuliskan kode berikut untuk dapat membuat program. Dalam Pascal, kita menulis program seperti ini:
program namaprogram;
begin
writeln('Halo dunia !);
end.
Sedangkan dalam C kita menulis seperti ini:
#include <stdio.h>
void main()
{
printf("Halo dunia!");
}
penjelasan:
Dalam C, untuk melakukan input output kita menggunakan library standard bernama stdio.h sedangkan di Pascal kita tidak perlu menambahkan library tambahan karena secara otomatis ditambahkan oleh compiler.
Kemudian dalam C, setiap kali program dieksekusi baris-baris perintah pada fungsi main() akan dijalankan terlebih dahulu. Ini adalah fungsi yang wajib ada di setiap program C. Sedangkan di pascal, tidak terdapat fungsi khusus yang menandakan awal program. Namun program akan mengeksekusi baris-baris perintah di antara sintaks begin dan end.
Nah sekarang kita mencoba menuliskan kata "Halo dunia!" ke layar. Dalam C kita melakukannya dengan printf("Halo dunia); sedangkan dalam Pascal kita melakukannya dengan  writeln('Halo dunia'); . Coba perhatikan, dalam C dan Pascal terdapat perbedaan dalam mengapit string. Dalam C, string diapit dengan " sedangkan dalam pascal diapit dengan tanda '. Dalam pascal tanda ' juga berfungsi mengapit karakter, begitu juga dengan C menggunakan tanda ' untu mengapit karakter. Namun untuk string saja yang berbeda.
Deklarasi variabel
Bahasa C menganut style pre-define type (setidaknya begitulah saya menyebutnya) sedangkan pascal menganut style post-define type. Mungkin akan lebih mudah jika teman-teman langsung melihat contoh nyatanya. Kita ingin membuat variabel dengan tipe data integer (bilangan bulat).
Dalam C, variabel dideklarasikan sebagai berikut:
int namavar;
Dalam pascal, variabel dideklarasikan sebagai berikut:
var namavar : integer;
Nah, yang saya maksud sebagai pre-define type dalam C adalah tipe data disebut terlebih dahulu baru kemudian variabelnya. Sedangkan pascal menyebut variabel dahulu baru tipe data. Dan juga ada sintaks tambahan yaitu var sebelum menyebut nama variabel. Jika variabel yang dideklarasikan banyak dan beragam, kita akan menulis seperti ini:
/* C */
int var11,var12,var13;  /* 3 variabel bertipe integer*/
int var21=3, var22=2, var23;  /* 3 variabel bertipe integer, 2 diinisialisasi. 1 dibiarkan apa adanya*/
Kita dapat menyebutkan / deklarasi banyak variabel bertipe sama dalam 1 baris serta menginisialisasinya di tempat terpisah.
{ Pascal }
var
var11, var12, var13 : integer; { 3 variabel bertipe integer }
var21 : integer = 3;
var22 : integer = 2;
var23 : integer;
Pascal tidak dapat melakukan seperti yang C dapat lakukan dalam hal deklarasi. Pascal tidak bisa deklarasi dan inisialisasi beberapa variabel bersamaan. Sehingga kita harus memisah-misah nya ke dalam tempat terpisah.
Berikut tabel perbandingan antara tipe data dalam C dan Pascal
Algoritmik
Pascal
C
logika
booleah
secara khusus tidak ada
angka (bilangan bulat bulat)
integer
int
cacah (bilangan pecahan desimal)
real
float
huruf (karakter)
char
char
kata (string)
string
char*
Struktur data
Tipe struktur. Dalam C kita mendeklarasikan struktur data sebagai berikut:
typedef struct namastruktur {
tipe-data namadata;

};
Sedangkan dalam pascal untuk mendefinisikan tipe data struktur adalah:
type namastruktur = record
namadata : tipe-data;
end;
Tipe data adalah tipe data-tipe data yang digunakan untuk deklarasi bagian dalam struktur. Tidak ada perbedaan mencolok di sini.
Array
Array adalah kumpulan data bertipe sama yang terangkum dalam satu nama (pembahasan mengenai array secara umum dapat dilihat di sini). Contoh deklarasi array dalam C sebagai berikut:
int i[ n ];
dengan n adalah banyak elemen dari array yang diinginkan.
Sedangkan contoh deklarasi array integer dalam pascal adalah:
var i : array[ awal .. akhir] of integer;
Dengan awal dan akhir adalah indeks awal dan indeks akhir array. Dalam C, kita hanya menyebutkan ukuran data yang harus disediakan dalam array. Secara otomatis array dalam bahasa C berawal dari indeks 0 (bukan 1). Sementara pascal menyebutkan 2 angka dalam deklarasi array. Angka pertama adalah indeks awal atau starting index. Ini adalah indeks pertama dalam array. Sedangkan angka kedua adalah end indeks atau indeks terakhir dalam array. Sehingga pascal dapat mendeklarasikan array dengan indeks yang bebas.
Deklarasi ini valid di pascal:
var ar : array [ 3..5] of integer;
ataupun
var ar : array [ 1..3 ] of integer;
Keduanya memiliki 3 elemen namun penomoran indeks berbeda. Pertama indeks dimulai dari 3 hingga 5, yang kedua dari 1 hingga 3;
Namun meski berbeda cara deklarasi, pengaksesan data pada array kedua bahasa sama. Contoh:
ar [ n ];
dengan n adalah elemen yang dimaksud. Nilai n haruslah berada di range array atau terdefinisi di batas array. Kita tidak bisa menyebutkan indeks yang melebihi batas maksimum array (misal indeks terakhir adalah 10, maka n tidak bisa >= 11)
Operator
Operator dalam matematika adalah simbol-simbol untuk melakukan operasi-operasi dasar matematika. Dalam bahasa pemrograman definisi tersebut juga berlaku. Beberapa operator yang didukung antara lain:
penjumlahan
menjumlahkan dua bilangan dan mendapatkan nilainya. Dalam pascal dan C kita menggunakan operator +
pengurangan
mengurangkan dua bilangan dan mendapatkan nilainya. Dalam pascal dan C kita menggunakan operator -
perkalian
mengalikan dua bilangan dan mendapatkan nilainya. Dalam pascal dan C kita menggunakan operator *

pembagian
membagi dua bilangan dan mendapatkan nilainya. Dalam pascal, tardapat 2 macam pembagian yaitu pembagian yang menghasilkan bilangan bulat dan pembagian yang menghasilkan bilangan pecahan. Untuk operator yang membagi 2 bilangan dan menghasilkan nilai bilangan bulat kita menggunakan div sedangkan membagi menjadi bilangan pecahan dengan operator /. Dalam C hanya dikenal 1 pembagian saja yaitu dengan operator /.
modulo
modulo atau modulus adalah sisa dari pembagian. Misal 11 dimodulo dengan 3 akan menghasilkan 2. Jika dijabarkan, 11 adalah 3 x 3 + 2. Nah 2 inilah yang disebut sisa bagi. Dalam pascal digunakan operator mod sedangkan dalam C digunakan operator %.
assignment
Operator assignment / penugasan adalah operator yang dapat memberikan nilai terhadap variabel tertentu. Dalam C kita dapat mengisikan nilai ke dalam variabel dengan operator =. Sedangkan kita dapat lakukan hal serupa pada pascal dengan operator :=
{
}
Blok
Blok adalah bagian dari kode. Biasanya blok menandakan sisi lain program (scope). Di bagian tersebut terdapat deklarasi dsb. Dalam fungsi, kita menggunakan blok untuk menandakan terdapat bagian lain dari program. Dalam C, blok ditandai dengan kurung kurawal { dan }. Dalam Pascal blok baru ditandai dengan sintaks begin dan end. Selain itu blok baru digunakan untuk mengelompokkan statement sejenis.
Deklarasi di awal atau deklarasi di berbagai tempat?
Pascal adalah bahasa pemrograman yang sangat ketat dalam hal mendeklarasikan data. Dalam pascal, variabel apapun harus dideklarasikan di awal-awal. Sedangkan dalam C, teman-teman bisa mendeklarasikan variabel sesuai kebutuhan dan dimana saja di bagian program.
Conditional Statement
Pemilihan kondisi atau analisis kasus adalah hal yang penting. Dalam C kita melakukan analisis kasus dengan
if ( kondisi ) {
statemen;
}
maksudnya adalah, jika kondisi di dalam perintah if bernilai benar maka statement di dalam blok kurung kurawal akan dikerjakan. Jika tidak maka program akan melewatinya. Jika kondisi yang akan diuji ada 2 maka dapat menggunakan
if ( kondisi-1) {
statemen jika kondisi 1;
}
else {
statemen jika kondisi 1 salah;
}
Selain itu kita juga bisa melakukan pengecekan jika kondisi yang ditawarkan lebih dari 2
if (kondisi-1) {
statement;
}
else if ( kondisi-2 ) {
statement;
}
else {
}
Pada contoh di atas diberikan 3 analisis kasus. Untuk setiap kasus, statement-statement yang akan dieksekusi diletakkan di blok baru. Namun jika statemen terdiri dari 1 statement saja, kita tidak perlu membuat blok baru.
Sedangkan dalam pascal kita dapat melakukan dengan perintah:
if kondisi then
begin
statement;
end;
Sementara untuk kondisi 2 kita menggunakan:
if kondisi-1 then
statement
else
statement2;
Perhatikan bahwa sebelum kata 'else' tidak boleh terdapat simbol ;
Jika terdapat 3 kondisi atau lebih maka dapat digunakan
if kondisi-1 then
statement
else if kondisi-2 then
statement
else statement2;
berikut aplikasi dalam program. Menentukan bilangan apakah positif, negatif atau 0. Dalam C:
if( bilangan > 0) {
printf("Positif");
}
else if( bilangan < 0) {
printf("Negatif");
}
else {
Printf("Nol");
}
dalam pascal:
if bilangan > 0 then writeln('Positif')
else if bilangan < 0 then writeln('Negatif')
else writeln('Nol');
Untuk analisis kompleks kita dapat gunakan switch case (dalam C) atau case .. of (dalam pascal);
switch (variabel) {
case
kemungkinan-1: statement; break;

case kemungkinan-2: statement; break;
}
sedangkan dalam pascal:
case (variabel) of
kemungkinan-1: statement 1
kemungkinan-2: statement 2
end;
perlu diperhatikan, bahwa untuk mengakhiri case dalam bahasa C diperlukan perintah break sebelum menulis case berikutnya !!

Loop Instruction
Perintah perulangan sangatlah esensial dalam bahasa pemrograman. Dalam C dikenal perulangan:
for ( initializer; kondisi; increment) {
}
dimana initializer adalah suatu variabel yang diisikan nilai. Variabel ini sebagai counter atau perhitungan loop. For digunakan apabila kita sudah bisa memastikan berapa perulangan yang akan kita lakukan. Kemudian kondisi adalah kondisi ketika perulangan itu berhenti. Biasanya berupa perbandingan antara variabel yang digunakan sebagai loop counter dengan suatu nilai. Dan increment adalah banyak nilai yang ditambahkan kepada loop counter agar loop-counter mendekati kondisi berhenti. Sehingga contoh penerapannya adalah:
for( int a=0; a < 10; a++) {
}
variabel a akan dijadikan loop counter. Setiap kali perulangan akan diperiksa apakah a bernilai kurang dari 10. Jika ya maka perulangan dilanjutkan. Jika tidak maka berhenti. Jika perulangan terjadi maka variabel a akan ditambah dengan nilai 1 (a++) sehingga pada perulangan berikutnya nilai a akan mendekati nilai 10. Akhirnya a akan bernilai 10 dan kondisi a < 10 tidak terpenuhi. Increment dapat juga lebih dari 1 point. Misal a = a+3 akan menambahkan a dengan 3 di setiap loop.
while ( kondisi ) {
}
dimana perulangan ini akan terus melakukan perulangan jika kondisi bernilai benar. While akan memeriksa kondisi terlebih dahulu apakah memenuhi syarat perulangan. Jika ya maka perulangan terjadi. Jika tidak maka tidak akan ada perulangan.
do {
} while ( kondisi );
juga akan melakukan perulangan terus-menerus berdasarkan kondisi. Perbedaannya dengan while adalah pada sintaks ini akan dilakukan perulangan minimal sekali karena pemeriksaan kondisi dilakukan di akhir perulangan.
Dalam pascal, terdapat perintah-perintah yang ekivalen / serupa dengan perintah perulangan dalam C:
for initializer to nilai do
begin
end;
Dimana initializer adalah sebuah variabel yang diisikan nilai tertentu. Perulangan for pada pascal akan menjadikan variabel tersebut sebagai loop counter hingg mencapai nilai. Contoh penerapan:
for a := 0 to 9 do
begin
end;
while kondisi do
begin
end;
Serupa dengan while pada bahasa C dengan kondisi perulangan di awal-awal.
repeat
until kondisi;
Serupa dengan perulangan do while pada bahasa C dengan pemeriksaan kondisi perulangan di akhir-akhir perulangan (setelah until). Namun perlu diperhatikan, perulangan repeat dan perulangan while memiliki perbedaan. Perulangan while akan terus melakukan perulangan selama kondisi perulangan terjadi. Sementara repeat akan melakukan perulangan hanya sampai kondisi perulangan terjadi. Maksudnya adalah pada repeat until, kondisi yang diberikan adalah kondisi pemberhentian perulangan.
Contoh-contoh di atas hanyalah sekelumit perbandingan yang dapat saya paparkan. Sebenarnya masih ada banyak lagi sisi yang bisa dibandingkan, namun karena waktu yang membatasi maka saya akan akhiri sampai sini dulu. Mungkin saya akan berikan beberapa perbandingan lagi lain kali


 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes